Legal Protection for Apartment Buyers in Relation to the Non-Fulfillment of Development Obligations

Authors

  • Mielda Khasanah Universitas Jayabaya
  • M. Sudirman Universitas Jayabaya
  • Mardi Candra Universitas Jayabaya

DOI:

https://doi.org/10.55606/ijel.v4i3.322

Keywords:

Agreement, Apartment, Developer, Legal protection, Sale and Purchase

Abstract

In social life, buying and selling are fundamental mechanisms for transferring rights, beginning with an agreement. According to Articles 1313 and 1338 of the Indonesian Civil Code, agreements are legally binding acts with the force of law for the parties involved. One high-value transaction is the sale and purchase of apartment units, which involves developers as sellers. In practice, developers often fail to deliver units within the agreed timeframe. This study examines (1) the developer’s responsibility toward buyers when units are not delivered and (2) the legal protection available for buyers under such circumstances. The research applies Hans Kelsen’s Theory of Responsibility and Satjipto Rahardjo’s Theory of Legal Protection, using a normative juridical method based on library research. Primary, secondary, and tertiary legal materials were analyzed through statutory, conceptual, analytical, and case approaches, employing grammatical and systematic interpretation, legal analogy, and legal refinement. Findings reveal that developers are primarily responsible for delivering fully paid units. Failure to fulfill this obligation, due to breach of contract or negligence, triggers legal liability in the form of performance or compensation. Legal protection for buyers ensures their rights are safeguarded, and even in cases of developer negligence or bankruptcy, consumers are legally entitled to receive the apartment units they have purchased.

References

Abdulkadir, M. (2006). Hukum asuransi Indonesia. Bandung: PT Citra Aditya Bakti.

Abdurachman. (2008). Hukum acara perdata. Jakarta: Universitas Trisakti.

Ahmadi, M., & Sakka, P. (2012). Hukum perikatan: Penjelasan makna Pasal 1233 sampai 1456 BW. Jakarta: Rajawali Pers.

Andi, H. (2009). Hukum acara perdata Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika.

Arief, B. N. (1999). Refleksi tentang struktur ilmu hukum: Sebuah penelitian tentang fundasi kefilsafatan dan sifat keilmuan ilmu hukum sebagai landasan pengembangan ilmu hukum nasional Indonesia. Bandung: Mandar Maju.

Arief, B. N. (2001). Masalah penegakan hukum dan kebijakan penanggulangan kejahatan. Bandung: PT Citra Aditya Bakti.

Arief, B. N. (2022). Perlindungan hukum bagi pemegang saham minoritas dalam perusahaan terbuka. Yogyakarta: Publika.

Binoto, N. (2018). Hukum perseroan terbatas. Jakarta: Jala Permata Aksara.

Boedi, H. (2010). Hukum agraria Indonesia: Sejarah pembentukan Undang-Undang Pokok Agraria, isi, dan pelaksanaannya. Jakarta: Djambatan.

Bonifasius, A. K. (2016). Keuntungan & risiko menjadi direktur, komisaris dan pemegang saham. Jakarta: Visimedia.

Budi, S. (2020). Hukum notaris Indonesia. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Burhan, A. (1996). Metode penelitian hukum. Jakarta: Rineka Cipta.

Darmodiharjo, & Shidarta. (1995). Pokok-pokok filsafat hukum: Apa dan bagaimana filsafat hukum Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Dean, G. P. (2004). Negotiation in social conflict (3rd ed.). New York, NY: McGraw-Hill.

Djuhaendah, H. (1996). Lembaga jaminan kebendaan bagi tanah dan benda lain yang melekat pada tanah. Bandung: Citra Aditya Bakti.

Dominikus, R. (2010). Filsafat hukum: Mencari, memahami dan memahami hukum. Yogyakarta: Laksbang Pressindo.

Effendi, P. (2007). Hukum agraria di Indonesia. Jakarta: Rajawali Pers.

Fajar, M., & Yulianto, A. (2010). Dualisme penelitian hukum empiris & normatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Habib, A. (2013). Meneropong khazanah notaris dan PPAT Indonesia. Bandung: Citra Aditya Bakti.

Hartono, S. R. (1995). Hukum asuransi dan perusahaan asuransi. Jakarta: Sinar Grafika.

Hermawan, M. B. (2023). Perlindungan hukum terhadap pembeli akibat developer wanprestasi dalam perjanjian pengikatan jual beli Apartemen Green Bay Pluit Jakarta (Magister Ilmu Hukum, Universitas Nasional, Jakarta).

Iman, S. (1981). Hukum adat: Skema kuliah. Yogyakarta: Liberty.

Ira, K. (2009). Notaris: Mengenal profesi notaris. Jakarta: Raih Asa Sukses.

Irma, S. (2018). Kepastian dan perlindungan hukum terhadap pembeli rumah susun di Makassar (Magister Kenotariatan, Universitas Islam Indonesia, Jakarta).

Jan, M. O. (2006). Terjemahan Tristam Moeliono dalam Shidarta: Moralitas profesi hukum suatu tawaran kerangka berpikir. Bandung: PT Revika Aditama.

Jazim, H. (2006). Revolusi hukum Indonesia: Makna, kedudukan, dan implikasi hukum naskah Proklamasi 17 Agustus 1945 dalam sistem ketatanegaraan RI. Yogyakarta: Konstitusi Press & Citra Media.

John, N. J. (2007). Etika bisnis dan GCG. Jakarta: Pelangi Cempaka.

Junaedy, G. (2011). Hukum asuransi Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika.

Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

Mahmudi. (2010). Manajemen kinerja sektor publik. Yogyakarta: UPP STIMM YKPN.

Mardiasmo. (2016). Akuntansi sektor publik. Yogyakarta: Andi.

Maria, S. W. S. (2008). Tanah dalam perspektif hak ekonomi, sosial, dan budaya. Jakarta: Kompas.

Marwan, M. (2003). Pengantar ilmu hukum. Bogor: Ghalia Indonesia.

Miriam, B. (1998). Dasar-dasar ilmu politik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Mochtar, K. (2002). Konsep-konsep hukum dalam pembangunan nasional. Bandung: Alumni.

Munir, F. (2002). Hukum perusahaan dalam paradigma hukum bisnis. Bandung: PT Citra Aditya Bakti.

Nasrokah, E. (2011). Tinjauan yuridis terhadap jual beli apartemen The Peak at Sudirman (Magister Kenotariatan, Universitas Indonesia, Depok).

Nazir. (2000). Metode penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Notohamidjojo. (2011). Soal-soal pokok filsafat hukum. Salatiga: Griya Media.

Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Pemukiman.

Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Pemukiman.

Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2021 tentang Hak Pengelolaan, Hak Atas Tanah, Satuan Rumah Susun, dan Pendaftaran Tanah.

Peter, M. M. (2005). Penelitian hukum. Jakarta: Prenadamedia Group.

Philipus, M. H. (1987). Perlindungan hukum bagi rakyat di Indonesia: Sebuah studi tentang prinsip-prinsipnya, penanganan oleh pengadilan dalam lingkungan peradilan umum dan pembentukan peradilan administrasi negara. Surabaya: Bina Ilmu.

Purwahid, P. (1988). Hukum perdata II: Perikatan yang lahir dari perjanjian dan undang-undang. Semarang: FH Undip.

Purwosutjipto, H. M. N. (1990). Pengertian pokok hukum perdata. Jakarta: Djambatan.

Putri, M. H. (2023). Tanggung jawab developer dalam peroleh sertifikat hak milik satuan rumah susun berdasarkan PPJB (Magister Kenotariatan, Universitas Sumatera Utara, Medan).

Putusan Mahkamah Agung Nomor 1347 K/Pdt.Sus-PAILIT/2020 jo Pengadilan Negeri Semarang Nomor 8/Pdt.Sus-Pailit/2020/PN. Smg.

Putusan Mahkamah Agung Nomor 323 K/Pdt/2021 jo Putusan Pengadilan Tinggi Jakarta Nomor 656/PDT/2019/PT. DKI jo Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Nomor 45/Pdt.G/2019/PN. Jkt.Sel.

Putusan Mahkamah Agung Nomor 331 K/Pdt.Sus/2012 jo Putusan Pengadilan Negeri Niaga Jakarta Pusat Nomor 10/Pailit/2012/PN. Niaga. Jkt.Pst.

Ridwan, K. (2019). Hukum perikatan: Pengantar hukum perdata. Yogyakarta: FH UII Press.

Salim, H. S. (2015). Perkembangan hukum kontrak di luar KUH Perdata. Jakarta: Rajawali Pers.

Satjipto, R. (2000). Ilmu hukum. Bandung: PT Citra Aditya Bakti.

Siti, U. A. (2010). Hukum kontrak. Semarang: Unissula Press.

Sitti, M. (2020). Metode penemuan hukum (interpretasi dan konstruksi) dalam rangka harmonisasi hukum. Banda Aceh: Pusat Jurnal UIN Ar-Raniry.

Soedjono, D. (2010). Pengantar ilmu hukum. Jakarta: PT Raja Grafindo Tinggi.

Soerjono, S., & Mamudji, S. (2001). Penelitian hukum normatif: Suatu tinjauan singkat (6th ed.). Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Soeroso, R. (1992). Pengantar ilmu hukum. Bandung: Sinar Grafika.

Sri, S. M. S. (1985). Hukum perjanjian: Suatu pengantar. Yogyakarta: Liberty.

Subekti, R., & Tjitrosudibio. (2017). Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Jakarta: Pradnya Paramita.

Sudargo, G. (1990). Pengantar hukum perdata Indonesia. Bandung: Citra Aditya Bakti.

Sudikno, M. (2001). Penemuan hukum: Suatu pengantar (11th ed.). Yogyakarta: Liberty.

Supardjono. (2000). Perasuransian di Indonesia. Jakarta: CV Amalia Bhakti Jaya.

Surojo, W. (1995). Pengantar dan asas-asas hukum adat. Jakarta: Haji Masagung.

Sutan, R. S. (1993). Peralihan hak atas tanah dan pendaftarannya. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Teddi, A. (2013). Perlindungan hukum terhadap pembeli satuan apartemen dalam kepailitan (Magister Ilmu Hukum, Universitas Islam Indonesia, Jakarta).

Tim Prodi Magister Kenotariatan. (2024). Buku pedoman penulisan tesis magister kenotariatan Universitas Jayabaya. Jakarta: Universitas Jayabaya.

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 beserta Amandemennya.

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2011 tentang Rumah Susun.

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria.

Vollmar. (1984). Pengantar studi hukum perdata (Jilid II, I. S. Adiwimarta, Trans.). Jakarta: CV Rajawali.

Widjaya, H. (2002). Hukum perusahaan. Jakarta: Kesaint Blanc.

Yahya, H. (2008). Hukum acara perdata tentang gugatan, persidangan, penyitaan, pembuktian, dan putusan pengadilan (7th ed.). Jakarta: Sinar Grafika.

Zainab. (2000). Prinsip-prinsip dasar hukum lelang. Jakarta: Sinar Grafika.

Zainal, A. (2012). Pengantar tata hukum Indonesia. Jakarta: Rajawali Pers.

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Mielda Khasanah, M. Sudirman, & Mardi Candra. (2025). Legal Protection for Apartment Buyers in Relation to the Non-Fulfillment of Development Obligations. International Journal of Education and Literature, 4(3), 432–439. https://doi.org/10.55606/ijel.v4i3.322

Similar Articles

<< < 1 2 

You may also start an advanced similarity search for this article.